Flanel atau felt
adalah jenis kain yang dibuat dari serat wol tanpa ditenun, dibuat dengan
proses pemanasan dan penguapan sehingga menghasilkan kain dengan beragam
tekstur dan jenis (tergantung bahan pembuatnya). Kain
flanel mudah dijumpai di pasaran, dengan harga yang relatif terjangkau. Kain ini memiliki ketebalan dan tekstur yang
beragam. Flanel
adalah jenis kain tertua lebih tua dari kain tenun dan rajut. Di Turki, bekas penggunaan kain flanel yang ditemukan
diperkirakan berasal dari tahun 6500 SM, jenis kain flanel terumit ditemukan
dalam bentuk awetan di Siberia pada tahun 600 M.
Banyak
kebudayaan memiliki legenda mengenai asal-usul pembuatan kain flanel. Legenda Sumeria mengklaim bahwa rahasia pembuatan kain flanel
ditemukan oleh Urnamman Lagash. Kisah Santo Clement dan Saint Christopher
menceritakan bahwa saat melarikan diri dari penganiayaan, para pria membalut
sandal mereka dengan wol untuk mencegah lecet. Pada akhir perjalanannya,
mereka mendapati tekanan kaki yang terus menerus telah mengubah wol menjadi
kain flanel.
Pembuatan
kain flanel secara tradisional masih dipraktekkan oleh masyarakat nomaden
(orang Altai) di Asia Tengah dan bagian utara Asia Timur (Mongol), di mana
karpet, tenda dan pakaian dibuat secara tutun-temurun. Beberapa di antaranya
adalah barang tradisional, seperti Yurt klasik (Gers), sementara yang lain
dirancang untuk pasar wisata, seperti sandal hias. Di dunia Barat, kain flanel
banyak digunakan sebagai media ekspresi dalam seni tekstil serta desain, di
mana ia memiliki makna sebagai tekstil ekologis.
Secara umum
terdapat 2 tipe kain flanel yaitu polos dan bercorak. Kain flanel yang polos hanya memiliki satu
warna di seluruh bagiannya sementara kain flanel yang bercorak memiliki
serat-serat dalam warna yang berbeda. Biasanya
kain yang memiliki corak dihargai relatif lebih mahal. Ada pula kain flanel dengan jenis zephyr yaitu
kain flanel dengan corak biasa, tetapi dicampuri bahan sutera di dalam bahan
pembuat benang-benangnya.
Pada pertengahan
abad 17 sampai 20, kain flanel atau felt dipergunakan untuk membuat topi
bagi para pria. Semakin berkembangnya zaman, kegunaan kain flanel sangat
beragam mulai dari industri otomotif, untuk alat musik, kerajinan tangan hingga
konstruksi rumah. Dalam industri otomotif, misalnya, meredam getaran diantara
panel interior dan juga mencegah kotoran masuk ke beberapa celah. Flanel
digunakan pada bagian bawah mobil untuk melindungi bodi mobil.
Kain flanel
juga bisa digunakan untuk membuat berbagai seni kerajian serta kreasi. Misalnya
membuat buku cerita bergambar dari flanel untuk anak-anak, boneka,
membuat motif pada pakaian, tas, dompet, topi, souvenir
atau tanda terimakasih yang dapat dijadikan buah tangan bagi para undangan pada
berbagai acara yang diselenggarakan seperti pernikahan, ulang tahun dan perayaan wisuda.
Contoh
kerajinan tangan yang dibuat Galeriea berbahan kain flanel adalah buket bunga
dan souvenir. Buket bunga dan souvenir ini sangat cocok untuk hadiah ulang tahun, pernikahan, perayaan wisuda, atau moment spesial lainnya. Selain awet karena berbahan kain, buket bunga dan souvenir dari Galeriea juga banyak bentuk dan jenisnya. Di bawah ini merupakan produk-produk Galeriea.
Buat yang berminat order atau tanya-tanya mengenai produk Galeriea bisa cek Instagram: @galeriea11, di sana terdapat kontak yang bisa dihubungi.
Sumber:
Koleksi Galeriea (Flower and Craft)





